Ini Dia Pandangan Islam Tentang Rokok. Perokok Wajib Tahu!

jauhi-rokok

Sumber Foto dari ciricara.com

Beberapa hari ini muncul wacana mengenai kenaikan harga rokok yang mencapai 50 ribu perbungkusnya, sebuah harga yang fantastis untuk para perokok. Meskipun baru sekedar wacana yang belum juga mendapat konfirmasi resmi dari pemerintah dan pihak terkait ternyata hal ini sudah menimbulkan pro kontra.

Rokok seperti yang kita tau merupakan zat adiktif yang bersifat candu serta memngandung zat-zat yang sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh. Bagaimana tidak? Dalam kemasan rokok sendiri sudah tertera bagaimana resiko seorang perokok.

perokok

Sumber Foto dari media.ihram.asia

Bahkan dalam istilah yang agak keras, rokok adalah pembunuh. Sehingga bagi mereka yang peduli terhadap kesehatan tentulah sangat setuju dengan wacana ini jika benar-benar direalisasikan. Pun juga pemerintah sebagai amir atau pemimpin umat, dalam menentukan kebijakan tentu menginginkan kebaikan bagi umat banyak.

Lalu bagaimana islam memandang fenomena merokok yang umum dan banyak dilakukan oleh kaum adam? Allah SWT secara jelas berfirman dalam Al a’raf ayat 157.

Kata yang digaris bawahi “Al Khabaits adalah segala sesuatu yang dipandang kotor oleh tabiat dan jiwa manusia; segala sesuatau apabila dikonsumsi, akan menimbulkan bahaya dan penyakit. Ayat tersebut menegaskan suatu prinsip bahwa semua yang membahayakan ini hukum-nya adalah haram.

Maka jika di qiyaskan hukum merokok/ perokok jika mengandung suatu unsur yang membahayakan bahkan beresiko membunuh adalah suatu hal yang haram. Na’udzu billah,, maka apakah yang demikian jelas ini bagi akhwan masih menjadi alasan untuk meneruskan kebiasan merokok tersebut.

Sumber Foto dari media.ihram.asia

Sungguh, sangat disesalkan banyaknya kaum muslimin, baik muda maupun tua, bahkan anak-anak, yang sudah ketagihan mengisap rokok/ perokok. Tanpa keraguan, mereka mengisap rokok ditengah khalayak ramai meski diantara mereka banyak orang-orang shaleh. Mereka tidak merasa malu sedikitpun, baik oleh Allah, maupun oleh makhluk-Nya.

Baca juga:

Loading...

Advertisement:

Loading...